RSS

Sekilas info

29 Sep

Bahan utama obat-obatan Tibet diambil dari dataran tinggi yang mencapai 3.800 meter di atas permukaan laut. Menurut data statistik, di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet terdapat 2.000 lebih jenis tumbuh-tumbuhan, sekitar 160 jenis satwa dan lebih dari 80 jenis bahan mineral yang dapat digunakan sebagai ramuan obat Tibet.
0064

Selama ribuan tahun, cara produksi obat-obatan Tibet semuanya dikerjakan dengan tangan, yaitu bahan-bahan mentah dibuat menjadi obat dengan digiling halus. Akan tetapi, cara pemrosesan ramuan obat yang demikian tidak mudah diserap oleh tubuh manusia. Kini, perusahaan farmasi Tibet menggunakan banyak teknologi produksi obat-obatan dengan cara industri modern, misalnya penggunaan air, ekstraksi alkohol, pemisahan, penyaringan dan lain sebagainya. Ini selanjutnya dapat meningkatkan lebih lanjut kadar iptek obat-obatan Tibet. Direktur Perusahaan Farmasi Daerah Otonom Tibet, Kunga Norbu mengatakan,” Pihaknya seluruhnya menginvestasi 98 juta yuan RMB, di antaranya negara memberikan tunjangan dana gratis sejumlah 10 juta RMB. Ini merupakan eksploitasi kedua kali perusahaannya dan dapat menaikkan daya saing inti obat-obatan Tibet.”

Direktur Perusahaan Farmasi Tibet, Kunga Norbu berpendapat bahwa kedokteran dan obat Tibet kalau mau berkembang harus memperbesar pemasokan terhadap inovasi iptek. Untuk itu, pabrik tersebut pada tahun 2000 telah mengintroduksi dua bengkel untuk memproduksi preparat modern yang lulus tes Good Manufacturing Practice GMP nasional. Setiap bengkel dipasang instalasi farmasi otomatis yang paling maju dalam negeri.
1181

Bersamaan dengan itu, untuk menjembatani kontradiksi antara perkembangan industri farmasi Tibet dengan kekurangan sumber daya bahan obat, pemerintah Tibet, pabrik farmasi Tibet, balai riset dan lainnya telah mengintensifkan penelitian dan pembudidayaan bahan obat Tibet. Selama bertahun-tahun, susul menyusul mendirikan basis pembudidayaan sumber bahan obat Tibet, menerapkan penanaman tumbuhan herba secara manual dan riset teknologi pembudidayaan tanaman herbal Tibet yang hampir punah. Mantan pejabat Biro Iptek Tibet, Tsedim Gyaco mengatakan, ” Dalam kurun waktu tahun 2006 hingga 2010, pemerintah setempat selama lima tahun ini telah menyusun standar tingkat nasional terhadap 200 jenis ramuan obat Tibet. Di lain pihak, mulai tahun 2005, diterapkan pembudidayaan secara manual tanaman herbal Tibet yang hampir punah, ini telah meletakkan dasar bagi perkembangan industrialisasi obat-obatan Tibet, pekerjaan tersebut telah membuahkan hasil di sebagian proyek.”

Pejabat terkait Tibet, Yang Qian mengatakan, sebagai sumber utama bahan mentah industri farmasi Tibet dan salah satu sumber obat-obatan Tibet, pemerintah Daerah Otonom Tibet selalu menjadikan industri farmasi Tibet sebagai industri soko guru dan terus mengintensifkan pemasokan di bidang-bidang kebijakan, dana dan tenaga manusia, agar obat-obatan Tibet menuju ke dunia luar. Yang Qian mengatakan, ” Obat-obatan Tibet harus memasuki barisan depan internasional, kami perlu meningkatkan lebih lanjut kesadaran inovasi iptek dan penopangan di bidang kebijakan serta menyediakan kredit diskonto kepada perusahaan.”

Selain itu, berdasarkan informasi dari Kementerian Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, penelitian teknologi kunci perkembangan modern farmasi Tiongkok dan teladannya telah dicantumkan dalam proyek titik berat program penopang iptek negara tahun 2008.

 
Leave a comment

Posted by on September 29, 2009 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: